Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

Penerapan Permainan Tradisional Bola Bekel dalam Mengajarkan Konsep Matematika untuk Anak Usia Dini


 Matematika merupakan pelajaran yang kaku, sulit dan membosankan. Banyak siswa yang memiliki pandangan bahwa matematika adalah pelajaran yang bisa diatasi hanya dengan menghafal rumus. Padahal sebetulnya matematika bukan pelajaran yang hanya terbatas pada menghafal rumus. Untuk mempelajari matematika dibutuhkan pemahaman konsep dasar dan penerapannya kepada soal. Hal ini menjadi penyebab nilai rata-rata matematika lebih rendah dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya saat Ujian Nasional.
         Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan suatu upaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pemahaman konsep dasar matematika sejak anak usia dini. Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentangan usia 0-6 tahun. Pendidikan anak usia dini secara formal ditujukan bagi anak yang berusia 4-6 tahun.

            Untuk memberikan pemahaman konsep dasar matematika kepada anak usia dini, diperlukan strategi yang tepat. Salah satunya dengan media bola bekel. Bola bekel adalah permainan tradisional yang menggunakan sebuah bola karet dan beberapa biji bekel. Permainan bola bekel biasanya menggunakan 10 biji bekel. Alat yang digunakan untuk bermain bola bekel akan menjadi media untuk mengajarkan konsep matematika kepada anak usia dini.
            Permainan bola bekel sesuai dengan kebutuhan anak usia dini dalam memahami konsep dasar matematika. Hal ini berdasarkan fakta bahwa anak usia dini (4-6 tahun) baru mengenal bilangan, lambang bilangan serta operasi hitung pada benda-benda yang berada pada kisaran 1 sampai 10. Konsep dasar matematika yang dapat disampaikan melalui permainan bola bekel seperti menghitung, mengukur dan geometri. Menghitung, pada permainan bola bekel anak akan belajar konsep penjumlahan dan pengurangan. Geometri, anak akan diberikan konsep tentang perbedaan bola dan lingkaran. Mengukur, anak akan belajar memperkirakan ketinggian bola pada saat melambungkan.
            Permainan tradisional bola bekel akan memotivasi dan memudahkan anak usia dini dalam memahami konsep dasar matematika. Selain mampu memberikan konsep dasar matematika, permainan bola bekel juga dapat mengembangkan karakter anak. Karakter yang dikembangkan diantaranya adalah ulet, pantang menyerah, konsentrasi, berhati-hati, tenggang rasa, sabar, jujur dan bertanggung jawab.


#PMBU_UNINUS2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar