21 desember 2020
Pagi ini terasa berbeda
Ayam jantan seakan tak bersuara
Dan pikiran ini seakan terhanyut dalam malam
21 desember 2020
Pagi ini terasa berbeda
Ayam jantan seakan tak bersuara
Dan pikiran ini seakan terhanyut dalam malam
17 9 17

Tema : Keprihatinan Terhadap Perubahan Lingkungan Hidup
Desaku yang indah
Asri dan sejuk kala pagi menyapa
terlihat debu-debu kristal di jendela
bertebaran seiring angin berarah
setiap pagi ku hirup segarnya alam
tercium aroma bunga dan dedaunan
burung-burung berkumandang ria
dan embun menetes dibalik dedaunan
ku tengok kiri kananku
elok benar bentangan sawah menyapaku
sinar mentari menemani langkahku
memberi semangat hingga ujung waktu
seandainya aku jadi kamu
aku akan menatap wajahmu tanpa berkedip
dan tak akan pernah jauhkan pandanganku darimu
karena kamu adalah keindahan duniaku
jika aku jadi kamu
aku akan hirup wangi tubuhmu
dan tak akan aku hirup wangi farfum walau sangat menyengat
karena kamu adalah kesegaran hatiku
walau setiap saat aku menatapmu
walau setiap saat ku hirup wangi tubuhmu
mataku tak akan pernah lelah
nafasku tak akan terbelah karenamu
siang ini,
panas tak begitu tajam
langit gelappun tak nampak di bumi
pohon tak menari, mereka diam terpaku
burung bungkam
tanah tampak tenang
air lancar tanpa mengantri
dan terhirup udara wangi kedamaian
kulihat di hadapanku
berwarna-warni raga yang sibuk
memfokuskan tanpa perduli
meninggalkan keramaiannya dalam dunia pana
hari ini perjuanganku dipertaruhkan
melalui selembar kertas jawaban
melalui helaian-helaian kertas soal yang menegangkan
dan waktu yang sempit membuat air tubuh menetes
empat hari yang menjadi penentu
penentu perjuangan panjangku selama di rumah keduaku
nasib dipertaruhkan hanya oleh butir-butir soal
apakah mungkin tiga tahun dapat terkalahkan oleh beberapa hari saja ?
waktu mendekati hari perjuangan
tak lekang ku habiskan bergulat dengan soal-soal
berdalihkan kejujuran. apa itu cukup ?
cukup untuk menjadikanku menaiki level yang menjadi impianku?
terbayang sosoknya yang semampai berotot
setinggi bahu orang tertinggilah perawakan manisnya
wajahnya yang manis membuat hati kian bertanya-tanya
menyimpan rasa dikala awal berjumpa
di waktu siang bolong kala waktu senggang di sekolah
menunggu hasil ujian yang melelahkan
pertarungan yang menyenangkan bagi mereka
adalah awal perjumpaanku dengan nya
ku lihat kakinya kian lincah mengelak dari lawan
merebut sebutir lingkaran yang bernilai demi harga diri
bgi mereka kelompok tentunya, bukan bagiku
namun itu adalah pertemuan yang indah
